Followers

Diberdayakan oleh Blogger.

Laporan Arus Kas

Diposkan oleh Arif Nurhuda Senin, 14 September 2009


  1. PENGERTIAN LAPORAN ARUS KAS
Laporan arus kas merupakan laporan keuangan yang berisi informasi aliran kas masuk dan aliran kas keluar dari suatu perusahaan selama periode tertentu. Informasi ini penyajiannya diklasifikasikan menurut jenis kegiatan yang menyebabkan terjadinya arus kas masuk dan kas keluar tersebut. Kegiatan perusahaan umumnya terdiri dari tiga jenis yaitu, kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan.
Kegiatan operasional untuk perusahaan dagang terdiri dari membeli barang dagangan, menjual barang dagangan tersebut serta kegiatan lain yang terkait dengan pembelian dan penjualan barang. Untuk perusahaan jasa, kegiatan operasional antara lain adalah menjual jasa kepada pelanggannya. Misalkan menjual jasa aeronautika dan non aaeronautika. Kegiatan ini akan mengakibatkan terjadinya uang masuk untuk pendapatan dan aliran uang keluar untuk biaya. Baik pendapatan dan biaya yang terjadi telah dilaporkan dalam laporan laba rugi, namun besarnya pendapatan tersebut belum tentu sama dengan uang yang diterima karena perusahaan umumnya menggunakan dasar akrual untuk mengakui pendapatan. Demikian halnya dengan biaya, biaya yang dilaporkan laba rugi belum tentu sama dengan arus keluar untuk biaya tersebut.
Kegiatan investasi merupakan kegiatan membeli atau menjual kembali investasi pada surat berharga jangka panjang dan aktiva tetap. Jika perusahaan membeli investasi/aktiva tetap akan mengakibatkan arus keluar dan jika menjual investas/aktiva tetap akan mengakibatkan adanya arus kas masuk ke perusahaan.
Kegiatan keuangan atau ada yang menyebutnya kegiatan pendanaan, adalah kegiatan menarik uang dari kreditor jangka panjang dan dari pemilik serta pengembalian uang kepada mereka.

 
  1. BENTUK/METODE PENYAJIAN LAPORAN ARUS KAS
Terdapat dua bentuk penyajian laporan arus kas, yang pertama metode langsung dan yang kedua metode tidak langsung. Perbedaan antara kedua metode terletak pada penyajian arus kas berasal dari kegiatan operasi. Dengan metode langsung, arus kas dari kegiatan operasional dirinci menjadi arus kas masuk dan arus kas keluar. Arus kas masuk dan keluar dirinci lebih lanjut dalam beberapa jenis penerimaan atau pengeluaran kas. Sementara itu dengan metode tidak langsung, arus kas dari opersional ditentukan dengan cara mengoreksi laba bersih yang dilaporkan di laporan laba rugi dengan beberapa hal seperti biaya penyusutan, kenaikan harta lancar dan hutang lancar serta laba/rugi karena pelepasan investasi. Berikut ini diberikan contoh bentuk laporan arus kas dengan metode langsung dan metode tidak langsung.

 
Metode Langsung
              
  
PT ABC 
  
  
LAPORAN ARUS KAS 
  
  
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2007 
  
  
(dalam Rupiah) 
  
    
  Arus kas yang berasal dari kegiatan operasi :   
  Kas yang diterima dari pelanggan 
951.000  
  
  Dikurangi :   
  Kas untuk membeli persediaan 
555.200  
  
  Kas untuk membayar biaya operasi 
259.800  
  
  Kas untuk membayar biaya bunga 
14.000
  
  Kas untuk membayar pajak 
29.000  
  
  
858.000  
  
  Aliran kas bersih dari kegiatan operasi 
93.000  
  
    
  Aliran kas yang berasal dari kegiatan investasi :   
  Kas masuk yang berasal dari penjualan investasi 
75.000  
  
  Kas keluar untuk membeli peralatan 
(157.000) 
  
  
(82.000) 
  
  Aliran kas bersih untuk kegiatan investasi  
    
  Aliran kas dari kegiatan keuangan :   
  Kas yang diterima dari penjualan saham 
160.000  
  
  Dikurangi :   
  Kas untuk membayar dividen 
23.000  
  
  Kas untuk membayar hutang obligasi 
125.000  
  
  
148.000  
  
  Aliran kas masuk neto dari kegiatan keuangan 
12.000  
  
  Kenaikan kas 
23.000  
  
  Saldo kas pada awal tahun 
26.000  
  
  Saldo kas pada akhir tahun
49.000  
  
            

 
Dari laporan terlihat bahwa arus kas yang berasal dari kegiatan operasional dirinci menjadi penerimaan dari berbagai sumber yang merupakan kegiatan operasional dan pengeluaran kas untuk berbagai kegiatan operasional. Arus kas dari kegiatan investasi dan keuangan juga dirinci menurut jenis-jenis kegiatan yang mengakibatkan timbulnya penerimaan dan pengeluara kas.
Sementara jika kita lihat contoh di bawah ini arus kas dari kegiatan operasional tidak dirinci menurut sumber dan jenis penggunaannya, melainkan net income dikoreksi sehingga net income tersebut berubah menjadi net cashflows dari operasi.

 

 
SOAL LATIHAN

 

Kegiatan operasi adalah transaksi yang berpengaruh pada net income, sementara itu kegiatan investasi adalah transaksi yang mengakibatkan bertambah atau berkurangnya investasi pada harta tidak lancar serta kegiatan pendanaan/keuangan adalah transaksi yang mempengaruhi besarnya hutang jangka panjang dan kepentingan pemilik perusahaan. Anda diminta untuk :
  1. Menentukan apakah masing-masing transaksi di bawah ini merupakan kegiatan operasi, investasi dan pendanaan.
  2. Menentukan apakah telah terjadi penambahan atau pengurangan atau tidak memepengaruhi kas perusahaan.

     
No. 
Transaksi 
Jenis Kegiatan 
Pengaruhnya 
1.
2.
3.
4.


5.
6.
7.


8.
Membayar biaya sewa ruangan
Membayar dividen kepada pemilik
Membayar gaji karyawan
Membeli barang dagangan dan membayar harga barang
Menjual barang dan menerima hasilnya
Membeli aktiva tetap dan membayarnya
Membeli aktiva tetap dan membayarnya dengan mengeluarkan saham
Menjual saham perusahaan di atas harga nominal 
Kegiatan OperasiPengurangan
No. 
Transaksi 
Jenis Kegiatan 
Pengaruhnya 
9.
10.
11.
12. 
Membayar bunga pinjaman obligasi
Meminjam uang dari bank
Membayar hutang obligasi
Membayar hutang dagang

 

Metode Tidak Langsung
              
  
PT ABC 
  
  
LAPORAN ARUS KAS 
  
  
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR 31 DESEMBER 2007 
  
  
(dalam Rupiah) 
  
    
  Arus kas yang berasal dari kegiatan operasi :   
  Laba bersih menurut laporan laba rugi
90.500  
  
  Ditambah :   
  Biaya depresiasi 
18.000  
  
  Penurunan persediaan kantor 
8.000  
  
  Kenaikan hutang jangka pendek 
16.800  
  
  Kenaikan hutang biaya 
1.200  
  
  
44.000  
  
  Dikurangi :   
  Kenaikan biaya dibayar dimuka 
1.000  
  
  Kenaikan piutang usaha 
9.000  
  
  Penurunan hutang pajak 
1.500  
  
  Laba penjualan aktiva tetap 
30.000  
  
  
41.500  
  
  Aliran kas bersih dari kegiatan operasi 
93.000  
  
    
  Aliran kas yang berasal dari kegiatan investasi :  
  Kas masuk yang berasal dari penjualan investasi 
75.000  
  
  Kas keluar untuk membeli peralatan 
(157.000) 
  
  
(82.000) 
  
  Aliran kas keluar bersih untuk kegiatan investasi   
    
  Aliran kas dari kegiatan keuangan :  
  Kas yang diterima dari penjualan saham 
160.000  
  
  Dikurangi :   
  Kas untuk membayar dividen 
23.000  
  
  Kas untuk membayar hutang obligasi 
125.000  
  
  
148.000  
  
  Aliran kas masuk neto dari kegiatan keuangan
12.000  
  
  Kenaikan kas 
23.000  
  
  Saldo kas pada awal tahun 
26.000  
  
  Saldo kas pada akhir tahun 
49.000  
  
              

 

Jika kita amati contoh di atas, terlihat bahwa perbedaan antara metode langsung dengan metode tidak langsung terletak pada penyajian arus kas berasal dari kegiatan operasi, sementara itu baik aliran kas dari kegiatan investasi dan keuangan adalah sama penyajiannya.

 

  1. DATA UNTUK MENYUSUN LAPORAN ARUS KAS
Aliran kas yang dilaporkan disajikan dalam tiga kelompok besar kegiatan yaitu kegiatan operasional, kegiatan investasi serta kegiatan keuangan. Untuk mempermudah penyusunan laporan arus kas untuk masing-masing kelompok kegiatan maka perlu diperhatikan informasi yang relevan sebagai berikut :
No. 
Menyusun Arus Kas Dari
Informasi yang Relevan 
1. 
Kegiatan Operasional
  1. Laporan Laba Rugi
  2. Saldo awal dan saldo akhir harta lancar
  3. Saldo awal dan saldo akhir hutang lancar selain hutang dividen
  4. Data tambahan (jika ada)
2. 
Kegiatan Investasi
  1. Saldo awal dan saldo akhir investasi dan aktiva tetap
  2. Data tambahan (jika ada) 
3. 
Kegiatan Keuangan 
  1. Saldo awal dan saldo akhir dari Modal dan Hutang Jangka Panjang serta Laba Ditahan
  2. Saldo awal dan saldo akhir Hutang Dividen
  3. Data tambahan (jika ada) 

 

 
  1. MEMBACA LAPORAN ARUS KAS
Semula banyak pengguna laporan keuangan yang lebih banyak mencurahkan perhatiannya pada laporan Laba Rugi dan Neraca. Laporan Laba Rugi menggambarkan hasil usaha perusahaan selama periode tertentu. Sementara itu Neraca menggambarkan posisi keuangan pada saat tertentu. Akhir-akhir ini disadari cara mengelola kas perusahaan juga perlu dievaluasi yaitu dengan cara mengevaluasi laporan arus kas.
Sebelum melihat bagaimana perusahaan dikelola kasnya, perlu disadari bahwa untuk membaca laporan keuangan secara tepat perlu dipahami cara penyajian informasi arus kas. Pada metode langsung, arus kas dari operasi dirinci sumber –sumbernya dan demikian juga dengan pengeluaran kas sehingga laporan itu akan mudah dipahami dengan tepat. Pada metode tidak langsung, laporan arus kas dari operasional diawali dengan net income, kemudian net income tersebut dikoreksi dengan hal-hal/item-item tertentu yang diperlakukan berbeda antara dalam penyusunan laporan laba rugi (yang menghasilkan net income) dengan laporan arus kas. Dalam menyusun laporan laba rugi perusahaan menggunakan akrual basis, sehingga mungkin pada tahun tertentu ada biaya yang telah diperlakukan sebagai biaya (expense), tapi pada tahun itu tidak terdapat pengeluaran kas. Hal-hal inilah yang dikoreksikan pada net income akan berubah menjadi net cashflows dari operasional. Dengan demikian jika biaya amortisasi dan depresiasi ditambahkan, janganlah diartikan bahwa depresiasi dan amortisasi secara fisik akan mengakibatkan adanya aliran kas masuk sebesar itu.
Ada beberapa kemungkinan pola aliran kas yang terjadi dalam perusahaan, yaitu:
  1. Semua kegiatan (operasional, investasim dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang positif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih besar dari pengeluaran kas. Pada keadaan pertama semua kegiatan menghasilkan penerimaan kas yang lebih besar daripada pengeluaran kas. Tentu dalam jangka panjang akan terjadi saldo kas yang besar.
  2. Semua kegiatan (operasional, investasi dan keuangan) menghasilkan aliran kas yang negatif yang berarti penerimaan kas dari masing-masing kegiatan tersebut lebih kecil dari pengeluaran kas. Ini kebalikan pola 1 di atas, sehingga dalam jangka panjang cadangan kas yang ada akan habis.
  3. Kegiatan operasional positif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan negatif. Pada pola ketiga, perusahaan menggunakan kas dari operasional untuk membayar hutang/pengembalian modal/membayar deviden dan untuk investasi. Pola ini dapat dikatakan ideal dan banyak pengamat mengatakan ini adalah keadaan penen kas.
  4. Kegiatan operasional dan kegiatan investasi positif tetapi kegiatan keuangan negatif. Sedangkan pada pola hasil penjualan investasi dan opersional digunakan untuk membayar hutang mengembalikan modal.
  5. Kegiatan operasional negatif sedangkan kegiatan investasi dan keuangan positif. Ini berarti perusahaan menggunakan sebagian investasi dan penarikan pinjaman modal untuk membiayai operasional. Kegiatan ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut.
  6. Kegiatan investasi negatif sementara kegiatan operasional dan keuangan positif. Perusahaan menggunakan cash dari operasional dan pinjaman/penarikan modal untuk melakukan investasi.
  7. Kegiatan opersional dan investasi negatif sedangkan kegiatan keuangan positif. Perusahaan melakukan kegiatan operasional dan investasi yang sebagian dibiayai dengan dana pinjaman atau penarikan modal. Sebagian dana juga digunakan untuk operasional. Kondisi ini mungkin terjadi pada perusahaan yang sedang tumbuh.
  8. Kegiatan investasi positif tetapi kegiatan operasional dan keuangan negatif. Perusahaan mungkin menjual investasi/aktiva tetap untuk memenuhi kebutuhan operasional dan pembayaran hutang/pembayaran ke pemilik.

     
Dengan memperhatikan beberapa pola aliran kas di atas peserta akan dapat mengetahui makna dari informasi arus kas dari suatu perusahaan yang dilaporkan dalam laporan arus kas sehingga dapat mengevaluasi pengelolaan kas yang dilakukan perusahaan.

 

 

 

35 komentar

  1. she Says:
  2. untuk perusahaan kecil dan menengah perlu adanya suatu software atau sistem accounting yang cepat dan akurat untuk mendukung proses bisnis yg ada.
    klik http://actone.midas-solusi.com

     
  3. ihdil Says:
  4. agar mudah di mengerti, tolong kasi lengkap contoh soal dan jawaban.

     
  5. a5sum Says:
  6. saldo awalnya diambil dari total semua akun, atau hanya akun2 yg prnah melakukan transaksi kas saja??????????

     
  7. dhereny924 Says:
  8. disetiap lporan keuangan tuch harus add lporan arus kas....?? atau tergantung persahaan.a?? tolong berikan penjelasannya..

     
  9. manyun Says:
  10. soalnya mana? masa langsung jawaban arus kas saja?

     
  11. terima kasih,, :) l like this very much
    ane smakin faham,syukron fllah :)

     
  12. gak ngerti....-_-

     
  13. ricky Says:
  14. minta yg lebih simpel contohnya kalo ga pake video penjelasannya

     
  15. binguung -,-''
    bsok uts arus kas lagii

     
  16. karmi Says:
  17. ini merupakan materi yg sanagat sulit dipahami siswa coba berikan pencerahan agsr murid mudah memahaminya

     
  18. dini Says:
  19. Kalau contoh arus kas untuk koperasi simpan pinjam ada ga? trims infonya :)

     
  20. Awan Says:
  21. tergantung permintaan dari perusahaan itu sendiri, tetapi dibuatpun lebih baik, karena untuk membantu akunting itu sendiri dalam menganalisa perkembangngan perusahaan....

     
  22. kalau misalakan modalnya dari dua orang bagaimana ?

     
  23. yang lebih lengkap dongg...

     
  24. Tugas Akhir : Arus Kas

     
  25. NayGirl Says:
  26. Kalau contoh arus kas dr penggabungan Laporan Laba/Rugi & Neraca ada gak..?? (karena yang mau dibuat hasil global selama 3th kalau hrs perbulan kan repot) thanks.

     
  27. Oni Zamroni Says:
  28. Assalamu'alaikum kang Arif.

    Saya oni zamroni dari Cikarang Bekasi.

    Kang saya berniat ingin menjalin kerja sama dengan kang Arif.
    Bentuk kerja samanya seperti ini:

    Blog kang Arif akan saya pasang Iklan, ketika ada pengunjung yang mengklik iklan yang saya pasang maka kemudian kang arif akan mendapatkan penghasilan dari iklan tersebut.

    Kira2 seperti itu gambaran sederhananya kang. Jika kang arif tertarik, kang Arif bisa hubungi saya di email oni2011zamroni@gmail.com

    Saya tunggu balasannya ya kang. Terima kasih ^^

     
  29. dee17 Says:
  30. thanks infonya....

     
  31. contohnya ada yang simpel gak?

     
  32. UII Official Says:
  33. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Ekonomi di UII Yogyakarta
    :)
    twitter : @profiluii

     
  34. lengkap banget penjelasannya...
    o iya klo mau belajar sambil bermain game saya ada gamenya..
    Jual Game Cashflow 101 & 202 Murah

     
  35. Aharzha Says:
  36. tolong berikan sekaligus contohnyaa

     
  37. thanks indonya :) cukup bermanfaat buat bantu tugas :D

     
  38. thhanks info nya,

     
  39. Oni Zamroni Says:
  40. Info :
    Belajar Akuntansi


    Mobile laptop deals


    Reviews of stonedine cookware


    Madu murni


    Cara menghilangkan bekas jerawat

     
  41. era aryani Says:
  42. aduh kakak bingung nih bkin arus kas ynag metode langsung..

     
  43. alhamdulillah.. sangat membantu pemahaman saya :D

     
  44. kakak ko pendanaan ga termasuk arus kas deh?

     
  45. idiih binguung nih kakak, gimana sih ? kata guru saya yg menyangkut arus kas itu ada 4. ko kakak kegiatan pendanaan termasuk ke kegiatan keuangan dah ?

     
  46. kita juga punya nih jurnal mengenai kas , silahkan dikunjungi dan dibaca , berikut linknya http://repository.gunadarma.ac.id/bitstream/123456789/986/1/21207491.pdf semoga bermanfaat yaa :)

     
  47. melinamel Says:
  48. bagaimana caranya jika ingin mengubah dari metode langsung menjadi metode tidak langssung?

     
  49. Eli yah Says:
  50. perberdaan laporan arus kas bank syariah ma bank konvensional apa ya?

     
  51. bella parika Says:
  52. Kalo prive termasuk khe dalam aktivitas apaa ?

     
  53. thanks master

     
  54. Nurul Yasmin Says:
  55. ga ngerti bang. coba kasih contoh soalnya

     

Poskan Komentar

Profil

Artikel Populer